Selasa, 22 September 2009

SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA

SISTEM REPRODUKSI

SISTEM REPRODUKSI PRIA
A. Organ genitalia Eksterna
1. Penis
2. Gland Penis
3. Scrotum

B. Organ Genitalia Interna
1. Testis
2. Epididimis
3. Vas defferent
4. Uretra
5. Kelenjar
a. Vesica seminalis
b. Prostata
c. Cowper (Bulbourethralis)
d. Littre

ORGAN REPRODUKSI PRIA (tampak dari depan dan samping)


1. Testis
Fungsi: Tempat pembentukan sel-sel sperma dan hormon testosteron.




2. Epididimis
Fungsi:
n Tempat pematangan sel-sel sperma
n Di tempat ini sperma tinggal selama minimal 3 minggu sampai menjadi dewasa.

3. Vas defferent
Merupakan lanjutan dari epididimus
Fungsi : mengangkut sperma dari epididimus menuju kantung sperma / vesicula seminalis .

4. Uretra
Fungsi: Sebagai saluran tempat keluarnya sel-sel sperma

5. Pernis
Fungsi: Sebagai alat kopulasi dan berisi jaringan yang bersifat erektil dan mengandung kantong-kantong pembuluh darah


6. kelenjar
a. Vesica seminalis
· 60 % dari vol. total semen.
· Isi : cairan kental mengandung zat makanan bagi sperma, warna jernih, berlendir,
· Mengandung asam amino, fruktosa
· Mensekresi prostaglandin yang berfungsi merangsang kontraksi otot uterus untuk mendorong sperma menuju uterus.

b. Prostata
· Mensekresi cairan encer yang bersifat basa .
· Fungsi : mengaktifkan serta mening katkan motilitas / pergerakan sperma.
· Menghasilkan cairan yang berfungsi untuk memelihara kehidupan sel sperma

c. Cowper (Bulbourethralis)
· Mensekresi cairan yang berfungsi sebagai pelumas .
· Disekresikan sebelum penis mengeluarkan sperma dan semen.

Istilah
· Ereksi ; menegang dan membesarnya penis .
· Ejakulasi : kelurnya semen melalui penis
· Coitus ; hubungan badan
· Sperma yang dikeluarkan sekitar 3 – 5 ml setiap ejakulasi dengan jumlah sperma 350 juta – 360 juta .

SISTEM REPRODUKSI WANITA
A. Alat kelamin / organ genetalia luar.
1. Vulva
2. Labium mayora
3. Labium minora
4. Klitoris
5. Hymen / selaput dara
6. Saluran uretra
7. Saluran vagina

B. Alat kelamin/organ genetalia dalam
1. Ovarium
2. Tuba falopii
3. Uterus
4. Vagina

a. Ovarium
· Jumlah sepasang
· Terdapat folikel yaitu penghasil ovum
· Mensekresi hormon : Progesteron dan estrogen

b. Folikel
· Setiap folikel mengandung oosit
· Tahap pematangan dimulai dari folikel primer, sekunder dan tersier yang dikendalikan oleh FSH.
· Siklus ovarium ; folikel I II III – folekel de Graff (melepaskan oosit sekunder ) – kospus luteum (bada kuning) degenerasi – korpus albikans

c. Tuba falopii
· Tempat terjadinya fertilisasi
· Fertilisasi terjadi pada 1/3 awal tuba falopii.

GAMETOGENESIS
Ada 2 macam , yaitu :
· Spermatogenesis
· Oogenesis

Proses Pembentuka Sperma-tozoid (Spermatogenesis)

ANATOMI SPERMATOZOA

Faktor yang mempengaruhi produksi sperma
1. Hormon gonadotropin
merangsang hipofisis anterior mensekre-si FSH dan LH

2. LH
merangsang sel Leydig / sel interstisial agar menghasilkan testosteron.

3. Testosteron. Fungsi :
- merangsang perkembangan seks primer
- mempengaruhi ciri kelamin sekunder

4. FSH
merangsang perkembangan tubulus seminiferus danb sel sertoli à mengha silkan ABP ( androgen binding protein ) yg memacu pembentukan sperma.

Proses pembentukan ovum / Oogenesis.

· Terjaidi di ovarium

Oogenesis


Masa Pubertas dan Siklus Menstruasi.
· Masa pubertas ( 9 – 15 th ) : masa terjadi-nya perubahan fisik dan di dalam tubuh yg memungkinkan terjadi reproduksi.
· Menstruasi / haid : masa keluarnya darah dan jaringan dari endometrium melalui vagina .
· Siklus menstruasi umumnya 28 hari .
· Menarche : periode menstruasi pertama
· Dikendalikan oleh beberapa hormon,
yaitu : Estrogen, Progesteron, LH, FSH.

Tahap/ Fase Sikus menstruasi
a. Fase menstruasi
· Hormon yg berperan : estrogen dan progesteron.
· Terjadi reduksi hormon ini secara mendadak selama 5 hari pertama menstruasi, akibatnya sel telur yg tertanam di uterus keluar bersama robeknya endometrium.
b. Fase Praovulasi
· Hari ke 6 – 14
· Hormon yg berperan : FSH dan LH
· Fungsi : merangsang folikel menghasilkan estrogen dan progesteron, sehingga endometrium tumbuh dan menebal kembali.
c. Fase Ovulasi
· Hari ke 14
· Tingginya kadar estrogen menghambat FSH, akibatnya LH dihasilkan dan terjadilah ovulasi.
· Folikel kemudian mengkerut dan terbentuklah korpus luteum.
· Folikel de Graff yang melepaskan ovum disebut Kospus luteum
d. Fase pasca-ovulasi.
· Hari ke 15 s/d 28.
· LH merangsang korpus luteum menghasilkan estrogen dan progesteron.
· FSH cenderung naik dan LH turun
· Bila tak terjadi fertilisasi dan implantasi , maka korpus luteum menjadi korpus albikans.
· Berakibat produksi FSH dan LH naik, ttp estrogen dan progesteron turun.
e. Kehamilan
· Pada kehamilan bulan ke 3 dan ke 4 korpus luteum masih menghasilkan estrogen dan progesteron. Pada masa ini juga terjadi perangsangan terhadap kel. Susu.
· Hormon HCG / human corionic gonadotropin bekerja mulai hari ke 8 s/d minggu ke 8 kehamilan dapat digunakan untuk tes kehamilan.
f. Kelahiran
· Hormon yang berperan :
· Relaksin
· Estrogen
· Oksitosin, mempengaruhi kontraksi uterus.
· Omnion ; membran yg melingkupi embrio
· Cairan amnion
· Khorion ; bagian penting plasenta, sarana pertukaran zat antara ibu dan bayi.
· Allantois ; membran berpembuluh darah yg menghubungkan ibu dan janin à tali pusat.
· Plasenta dibentuk oleh khorion dan endometrium.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar